Kamis, 05 Mei 2016

Overview Layanan Jaringan FTTH

Overview Layanan Jaringan FTTH

Definisi   FTTH


Fiber To The Home (FTTH) adalah Jaringan akses (Access Network) yang digunakan menyampaikan layanan Information and Communation Technology (ICT) dari kantor Telco sampai ke lokasi pelanggan baik rumah maupun gedung perkantor dengan menggunakan kabel Fiber Optic secara keseluruhan.

DEFINISI/TERMINOLOGI FTTH DALAM KAITAN KETERJANGKA UAN CUSTOMER

1.Premises
Adalah rumah tinggal atau tempat usaha, baik hunian satu unit maupun hunian multi-unit seperti apartemen dihitung sebagai satu tempat.
2. “Homes Passed”
Adalah jumlah potensi rumah atau bangunan yang dapat dijangkau oleh network FTTH yang telah digelar oleh operator telekomunikasi.
3.“Homes Connected”
Adalah network yang telah terhubung ke beberapa rumah atau bangunan yang sampai dengan titik pelanggan baik metode jaringan FTTH / FTTB.
4. Subscriber
Adalah rumah atau bangunan yang terhubung ke jaringan B-FTTH / dan menggunakan setidaknya satu layanan koneksi ini dan didukung dengan kontrak komersial.


Arsitektur dan Topologi FTTx
Modus Aplikasi Jaringan FTTX
Jaringan kabel lokal fiber Optik (Fiber to The X)  paling sedikitnya terdapat 2 perangkat aktif (Opto Elektrik) yang dipasang  diCentral Office dan yang satu lagi dipasang di dekat dan atau di lokasi pelanggan.
Jika dilihat dari penempatan perangkat aktif yang dipasang dekat atau  dilokasi pelanggan maka Topology FTTx disebut dengan :
1.Fiber To The Building : Perangkat TKO di bangunan pelanggan
2.Fiber To The Zone : Perangkat TKO ada di outdoor (FRK)
3.Fiber To The Curb : Perangkat TKO ada dilokasi ODP (Curb)
4.Fiber To The Home : Perangkat TKO (ONT) di Ruang Pelanggan
5.Fiber To The Tower : Perangkat TKO di tower Pelanggan


Optical Distribution Point (ODP)
ODP juga merupakan  suatu perangkat pasif yang di-Instalasi diluar STO, bisa dilapangan (Outdoor) dan juga bisa didalam ruangan (Indoor), didalam gedung HRB, yang mempunyai fungsi sebagai berikut ;
1.Sebagai titik terminasi ujung kabel distribusi dan titik tambat awal /pangkal kabel drop
2.Sebagai titik distribusi kabel distribusi menjadi beberapa saluran kabel drop
3.Tempat Splitter (planar splitter)
4.Tempat penyambungan kabel distribusi dan tempat terminasi kabel drop 

type dan jenis odp
Ditinjau dari lokasi atau tempat pemasangannya ODP dapat di bagi menjadi 3 jenis, yaitu ;
1.ODP Wall/ On Pole
2.ODP Pedestal
3.ODP Closure

Kabel Indoor Fiber Optik
Kabel indoor juga mempunyai fungsi sama dengan kabel-kabel fiber optic lainnya yang dibahas diatas yaitu meneruskan arus informasi yang berupa gelombang cahaya, kabel indoor ini juga menggunakan tipe G 657 A/B, seperti pada kabel drop dikarenakan banyak sekali melewati tikungan ataupun lekukan didalam rumah /gedung.
Banyaknya core yang digunakan biasanya 1 atau 2 core,  instalasi kabel indoor juga bermacam-macam cara seperti ;
a.Di klem didinding bagian sudut antara plafond dan dinding
b.Diatas Plafond yang dilindungi dengan pipa PVC ukuran 2 cm
c.Didalam pipa counduit yang sudah disediakan saat pembangunan rumah/gedung

Optical Indoor Outlet (Roset)
Roset merupakan perangkat pasif yang diletakan didalam rumah pelanggan, yang menjadi titik terminasi akhir dari kabelindoor fiber optic, kapasitas roset biasanya 1 atau 2 port.

Onu Dan Ont
Optical  Network Unit (ONU) dan Optical Network Terminal  adalah suatu perangkat aktif ( Opto-Elektik ) yang dipasang disisi pelanggan, dimana ONU/ONT tersebut mempunyai fungsi sebagai berikut ;
-  Mengubah sinyal Optik à Sinyal Elektrik.
-  Sebagai  alat demultiplex
Keluaran dari ONU/ONT adalah layanan :
-  Telephoni (Voice)
-  Data dan Internet
-  CATV/ IPTV

Kamis, 21 April 2016

Konfigurasi Port Forwarding pada ONT Alcatel-Lucent I-240W-A



Fitur Port Forwarding pada router digunakan oleh user dari public agar dapat mengakses host (dengan IP Address Private) yang ada di jaringan private. Host tersebut dapat dihubungi melalui IP Address public pada Router.



ONT Alcatel I-240W-A, menyediakan fitur port forwarding dengan banyak pilihan aplikasi dengan nomor port yang sudah dimappingkan pada
    'well-known port' seperti FTP, SNMP, SSH dan lain-lain
    'registered port' . Misalkan untuk berbaga jenis game online.
Dengan memilih nama aplikasi (APPname), maka nomor port UDP / TCP sudah disetting dari software ONT ini, sehingga kita tidak perlu mencari-cari nomor port yang digunakan oleh aplikasi tersebut.

Sedangkan untuk aplikasi atau nomor port yang tidak ada didalam daftar, ONT ini menyediakan pilihan ‘customer setting’.

Pada artikel ini diberikan contoh, port forwarding untuk aplikasi yang sudah ada didalam daftar, yaitu FTP dan satu lagi aplikasi yang tidak ada didalam daftar, yaitu akses ke mikrotik menggunakan webfig, dengan gambar  berikut :



Port Forwarding FTP

Menu yang digunakan : Application - Port Forwarding
  • APPName : pilih FTP Server dari daftar aplikasi yang tersedia
  • Internal Client : Pilih FTP Server yang sudah terkoneksi dengan ONT ,  
  • WAN Connection List : Pilih Koneksi Internet
  • Kemudian klik Add
Bisa dilihat pada tampilan berikut :


Setelah diklik Add, hasilnya akan terlihat seperti tampilan berikut. Nomor port aplikasi FTP server yaitu 21 secara otomatis terisi, begitu juga IP Address FTP server juga terisi.


Cek IP Address Public, bisa melalui menu : Status - Status WAN . Pada contoh ini, IP addressnya adalah 36.83.80.185.


Kemudian, cek konfigurasi melalui Network lain. Pada contoh ini menggunakan gadget yang mempunyai IP Address Public 36.75.242.143. Bisa kita lihat pada dua gamber dibawah :

FTP Client, mengakses ke ftp://36.83.80.185



FTP Server


Port Forwarding Mikrotik

Menu yang digunakan : Application - Port Forwarding
  • APPName : biarkan saja 'customer setting' , karena tidak ada didalam daftar pilihan.
  • WAN port : dalam contoh ini, menggunakan nomor port 8765
  • LAN port : 80, ini disesuaikan dengan port number TCP yang sudah ditentukan oleh Mikrotik sendiri. 
  • Internal Client : Jika mikrotik sudah terhubung ke ONT, perangkat ini akan terdeteksi, kita tinggal memilih. 
  • Protocol : TCP, karena HTTP menggunakan TCP 
  • Enable Mapping : berikan tanda centang 
  • WAN Connection List : Pilih koneksi WAN , contoh disini 1_INTERNET_R_VID_881
  • Klik : Add



setelah diklik  Add, akan muncul seperti dibawah :


Test, mengakses mikrotik webfig dari lokasi lain : Inputkan IP Address Public dan nomor port TCP.



Dan... kita bisa mengkonfigurasi Mikrotik.

Senin, 18 April 2016

Mengganti SSID pada interface wifi di Mikrotik

Pada Mikrotik  RB951Ui-2HnD.SSID, secara default, sudah terdapat setting untuk nama SSID wifi dan tanpa password.

Mengganti nama SSID


Untuk mengganti nama SSID dan mmberikan password pada wifi, langkah-langkah yang dilakukan adalah :
Dari menu : Pilih Wireless, kemudian klik pada wlan1 :


Selanjutnya :
  • Pilih tab wireless
  • Pada SSID : ganti dengan nama yang diinginkan, contoh disisni MikroTik Ambar
  • Security profile (bisa dipilih, jika belum ada, dibuat terlebih dahulu... lihat dibawah untuk membuat security profile)
  • Klik Apply
  • Klik OK

Membuat Security Profile

Pada Menu Wireless, pilih security profile :

  • Name : profile1 (nama ini bisa diubah, pada contoh ini tidak diganti)
  • Authentication type : diberikan contoh WPA PSK dan WPA2 PSK, bisa juga salah satu.
  • Inputkan password sesuai keinginan pada field WPA Pre Shared Key dan WPA2 Pre Shared Key.
  • Klik Apply
  • Klik Ok
Untuk menggunakan profile yang sudah dibuat, kita kembali ke wireless, pilih wlan1

Input Password Wireless

Password wireless yang sudah dibuat pada security profile bisa dipilih pada menu wlan1, pada security profile : pilih profile1 (atau sesuai yang sudah dibuat), kemudian klik apply dan klik Ok.



Cek Koneksi Wireless

Pertama : Cek koneksi wifi melalui laptop - berhasil



Kedua : Cek wifi yang terkoneksi ke mirotik, menggunakan menu : DHCP Server - Leases, dan cocokkan IP Address serta MAC Addressnya.



Semoga sharing ini bermanfaat


Minggu, 17 April 2016

Cara merekam acara TV ke Hard Disk menggunakan TV Tuner

Layanan yang menarik pada UseeTV adalah TVoD, sebuah layanan yang merekam semua acara televisi (live TV) selama tujuh hari. Setelah tujuh hari, acara-acara tersebut akan otomatis terhapus.

Jika ada acara televisi, misalkan movie atau music atau apa saja, yang intinya, ingin kita simpan didalam disk....  disini saya akan sharing caranya .....


Yang dibutuhkan untuk melakukan ini adalah : TV Tuner dengan fasilitas 'record'


Saya menggunakan TV Tuner merk GADMEI.
Install aplikasi TVHome Media yang diperoleh dari paket pembelian TV Tuner.Ketika saya membeli TV Tuner ini, didalamnya sudah ada DVD yang berisi file aplikasi TV Home Media.








Hubungkan Set Top Box dengan TV Tuner menggunakan kabel RCA dan hubungkan TV Tuner dengan Laptop menggunakan kabel USB, seperti contoh pada diagram berikut :





Jalankan Aplikasi TV Home Media.


Pada menu di bagian bawah, pilih AV.


Setting Format Video

Jika gambar/video tidak seperti aslinya, kemungkinan adalah format video tidak sesuai. Setting terlebih dahulu format video yang digunakan. Biasanya di Indonesia menggunakan format PAL. Caranya : Pilih setting - video, kemudian pada Video Format, pilih PAL.


Setting Directory.

Kita dapat mensetting directory penyimpanan video dan gambar sesuai dengan keinginan. Caranya : pada setting, pilih Record, kemudian pad ImageSet dan VideoSet, silakan diganti directory untuk penyimpanannya.


Kemudian, gunakan remote STB untuk memilih acara yang ingin direkam. Klik pada tanda Record di aplikasi TVHome Media


Pada bagian kanan atas, kita memperoleh informasi, "berapa lama waktu yang sudah direcord". Setelah selesai merekam, klik tanda 'stop' dimenu bagian bawah.


Hasilnya ada di directory yang sudah kita setting.


Ganti nama file , dan kita bisa menggunakannya kapan saja karena sudah tersimpan di disk kita sendiri.

Selamat mencoba ..... semoga sharing ini bermanfaat ....

Jumat, 15 April 2016

Setting Wireless pada ONT Alcatel-Lucent I-240-A


Ketika ONT masih baru, wifi pada ONT Alcatel-Lucent I-240-A untuk layanan IndiHome sudah dikonfigurasi dengan nama SSID dan Password tercatat pada bagian bawah ONT.
Seperti contoh dibawah, mempunyai SSID :  speedy@94CC dan password 2724444498



Untuk mengganti nama SSID dan Password,  login ke ONT dengan default IP Address : 192.168.1.1 dengan user :admin dan password admin. Kemudian, buka menu : Network - Wifi



Enable : berikan tanda centang, SSID Name : ganti dengan nama yang diinginkan, dalam contoh ini : ambarerna.

Pindahkan kursor kebawah untuk mengganti password,



pada contoh ini saya menggunakan WPA2 : WPA Key : ganti dengan password yang diinginkan, dalam contoh ini : ambarerna

Untuk melihat hasil konfigurasi, melalui menu : Status - LAN Status


terlihat : WLAN Status : on dengan ssid : ambarerna.


semoga sharing ini bermanfaat

Rabu, 13 April 2016

Perbedaan : Konfigurasi Router dan Bridge pada ONT ZTE untuk layanan Internet IndiHome

Karena sering mendapat pertanyaan, bagaimana mengubah konfigurasi router menjadi bridge pada ONT ZTE (F660 maupun F609), artikel kali ini, saya sharing tentang topik sersebut....
mudah-mudahan bermanfaat.



Bisakah IndiHome Fiber ini, Setting pada ONT dibuat seperti setting pada modem Speedy ? Bisa dibuat Bridge dan dibuat Router.

Tentu saja bisa.

Sebagai contoh, saya gunakan ONT ZTE F660 dengan versi software V2.30.20P8T8S bisa disetting sebagai :
  • Router
  • Bridge
Setting Internet IndiHome : ONT sebagai Router

Saat ini, jika pelanggan baru 'IndiHome Fiber ', pada layanan internet  secara default  , ONT akan difungsikan sebagai Router dengan Username dan Password Internet langsung diinputkan di OLT. Dengan demikian, pelanggan tinggal menggunakannya.

Jika kita ingin melihat settingnya, melalui : WAN - WAN Connection , dengan Connection Name : omci1_pppoe, disini lengkap dengan username dan password.


Kita juga bisa cek keberhasilan koneksi melalui status - Network Interface - WAN Connection. Connection Name nya : omci_ip4_pppoe_1




Command Line pada OLT ini :pppoe 1 nat enable user ....[user internet] password .... [password internet] , yang mengakibatkan username dan password internet pada ONT ZTE F660 tidak perlu diinputkan pada ONT. Tanpa command line tersebut, pada menu ONT tidak muncul Connection Name omci untuk internet. Dan sebagai alternatif, username dan password dapat diinputkan melalui menu ONT, seperti contoh berikut :


Untuk membuat koneksi PPPoE pada ONT ZTE F660 : dari menu , pilih Network - WAN - Wan Connection :


  • IP Version : tetap di IPv4
  • Type : PPPoE
  • Connection Name : Create WAN Connection
  • Service List : Internet
  • VLAN Mode : TAG
  • VLAN ID : Inputkan VLAN yang diperoleh dari Telkom, untuk VLAN internet. Dalam contoh ini : 3251
  • Username : [ inputkan username internet indihome :  ........@telkom.net]
  • Password : [ inputkan password internet indihome]
  • Klik  pada 'Create'

Hasilnya seperti tampilan dibawah, jika ada kesalahan bisa di modify atau di delete.


Jika konfigurasi benar, dan berhasil koneksi, status dapat dilihat pada menu : Status - Network Interface - IPV4 WAN Connection , sebagaimana tampilan dibawah :


dengan Connection Name : IPv4_INTERNET_R_3251. Dan status : connected.

Selanjutnya, kita bandingkan dengan konfigurasi bridge pada ONT.


Setting Internet IndiHome : ONT sebagai Bridge

Jika ONT untuk layanan internet indihome dikonfigurasi sebagai bridge, sebagai perbandingan, pada Network Connection di ONT, tidak terlihat 'konfigurasi yang dibuat'. Dengan demikian, harus koordinasi dengan 'help desk Telkom', apakah konfigurasi sudah dibuat ? dan setting bridge dialokasikan di LAN berapa ?

Command line pada OLT ini :

       vlan-filter-mode ethuni eth_0/3 tag-filter vid-filter untag-filter discard
vlan-filter ethuni eth_0/3 priority 0 vid 3251
Suatu konfigurasi bridge yang mengarah pada eth_0/3 atau kalau di ONT , yang lebih dikenal sebagai LAN 3 .

Jika kita lihat pada menu Network - WAN - Wan Connection : konfigurasi tidak ada yang ditampilkan.


Dan status WAN, juga tidak ditampilkan.


Paling mudah men-cek konfigurasi ini adalah mencoba koneksi PPPoE dari laptop sebelum mensetting router. Jika dial PPPoE dari laptop sudah berhasil dan dari router belum berhasil atau Router mendapat DHCP dari F660, coba lakukan 'stop DHCP' dari F660. Dari Menu : Network - LAN - DHCP port service , berikan tanda centang pada LAN yang dikonfigurasi sebagai bridge.



Semoga sharing ini bermanfaat

Membatasi Bandwidth di LAN / Bandwidth Management menggunakan Mikrotik Router

Sebenarnya, jika kita search di internet, tidak sedikit artikel sejenis ini. Namun, tidak ada salahnya, saya mendokumentasikan pengalaman sendiri ketika  mengkonfigurasi mikrotik tentang pembatasan bandwidth.



Yang saya gunakan untuk akses internet adalah indihome paket 10 Mbps dengan ONT disetting sebagai bridge agar semua client berada dibawah router mikrotik dan mikrotik RB951Ui-2HnD sebagai PPPoE router.

Sebelum saya lakukan pembatasan bandwidth, saya lakukan cek speed test dan  mendapatkan hasil : download : 8,39 Mbps dan Upload : 7,85 Mbps




Cara setting pembatasan bandwidth : dari menu, pilih : Queues , kemudian pada general.


Kemudian isikan :
  • Name : nama antrian, disini dicontohkan : antrian1
  • Target : Isikan IP Address yang akan dibatasi. Contoh disini, IP Komputer yang dibatasi adalah : 192,168.10.5.
  • Max Limit : Dalam contoh ini diset 512 Kbps untuk upload dan 1 Mbps untuk download
  • Burst Limit : Data rate download / upload maksimum yang dapat dicapai ketika terjadi burst. Dalam contoh ini diset 768 Kbps untuk upload dan 3 Mbps untuk download.
    Burst adalah fitur yang memungkinkan mendapatkan  tambahan  bandwidth lebih besar dari max-limit untuk jangka waktu tertentu.
  • Burst Threshold : Nilai dari burst on/off switch . Dalam contoh ini diset 256 Kbps untuk upload dan 2 Mbps untuk download
  • Burst time : (TIME) : Periode waktu dalam detik. Dalam contoh ini diset 10

  • Kemudian klik 'Apply' dan 'OK'. Akan mendapatkan tampilan seperti berikut


Setelah selesai, coba speed test kembali :


Hasil yang diperoleh : 3 Mbps untuk Download dan 0,56 Mbps untuk upload.


Referensi
http://wiki.mikrotik.com/wiki/Manual:Queues_-_Burst